;

04 July 2011

TUTORIAL CORELDRAW : Bikin Buku Pake CorelDraw

Versi : CorelDRAW X6 (versi dibawahnya gak masalah)

Dalam mengerjakan dekstop publishing seperti buku, majalah, tabloid, booklet bisa menggunakan beberapa software diantaranya adalah software Adobe Pagemaker, Adobe Indesign, QuarkXpress, Ventura, Microsoft Publisher bahkan Ms. Word. Fasilitas yang memudahkan dan biasa ditemukan dalam software desktop publishing tersebut antara lain pengaturan : Halaman, Kolom, Paragraph Style, Bullet dan Numbering, Text Wrapping, Page Numbering, Print Mirror page, dll. Semua fasilitas diatas sudah ada di CorelDRAW kecuali Bullet & Numbering... hehehe. gak ada Numbering Bullet pun jadi. Aku kalau me-layout buku pakai CorelDraw cukup dengan beberapa langkah saja, mudah-mudahan sampeyan juga begitu.

Ok. Langsung ke pokok masalah, langkah-langkanya sebagai berikut;

MENGATUR HALAMAN

1. Sediakan secangkir kopi pahit, rokok gudang garam dukun, hehehe.... asyik kan ?... 
2. Buka CorelDRAW Versi berapapun, kalau Mbah Djojo pakai CorelDRAW X6
3. Buka lembar kerja baru, pada Menu Bar > File > New atau tekan tombol Ctrl+N di keyboard. Disini buku yang akan kita buat adalah ukuran setengah A4 (A5), 8 halaman
4. Pada Menu Bar > Tools > Options... (Ctrl+J) untuk membuka tabel Options, seperti gambar dibawah ini;


5. Pada jendela sebelah kiri, klik Document > Page Size > pada Jendela Page Size rubah ukuran kertas menjadi A4, posisi Landscape;


6. Selanjutnya klik Layout, pada kotak Layout ubah yang tadinya Full Page ke Booklet > Klik OK, beri tanda Ceklis pada Facing Pages (yang ini penting jangan sampe lupa);
Catatan : * BOOKLET untuk buku yang dilipat tengah, sementara BOOK untuk buku yang akan dipotong menjadi dua.


7. Setting diatas hanya ada 1 halaman, agar ada 8 halaman maka harus ditambah 7 halaman lagi, pada Menu Bar > klik sub menu Layout > Insert Page, isi kolom Number of pages: 7 dan klik OK;

Catatan : * Batas maksimal untuk membuat halaman pada CorelDRAW adalah 999 halaman, lebih dari itu sampeyan buat dengan aplikasi lain, karena nomor halaman tidak bisa diatur custom start pada Page Numbering
Nah, sehingga lembar kerja kita berubah menjadi seperti dibawah ini, ukuran setengah A4 (2 x A5=A4);


MENGATUR MARGIN

1. Pada software CorelDRAW tidak ada pengaturan khusus untuk margin, untuk itu kita dapat menggunakan Guideline. Agar Guideline lebih presisi atau tepat pada koordinat yang diinginkan, aktifkan Grid dengan spasi (misal 1 mm). klik menu View > Grid and Ruler Setup, lalu atur seperti gambar dibawah dan klik OK;


2. Buat margin sebanyak 20 mm dari pinggir kertas. tentukan titik acuan pada koordinat 0,0 dan buat Guidelines dengan klik dan tahan pada ruler vertikal dan horizontal dan drag atau seret kedalam, lihat pada gambar dibawah ini;


3. Seperti ini tampilan penuh dengan margin 20 mm pada setiap pinggir kertas;


MEMBUAT PARAGRAPH TEXT

1. Buat Paragraph Text dengan cara pilih Text Tool (F8) arahkan pointer pada Gidelines halaman pertama yang sudah kita buat, kemudian klik tahan geser (drag) arah diagonal kebawah dan lepas tombol mouse, dan ketik apa saja atau bisa Copy dari MS.Word ke Paragraph Text pada halaman pertama (kalau hanya bentuk text saja), untuk meneruskan ke halaman kedua klik pada tanda yang dilingkari merah; 


2. Kemudian sampeyan hanya klik saja di dalam Guidelines halaman kedua maka dengan sendirinya sudah muncul paragraph text-nya, begitu langkah pada halaman berikutnya;


3. Seperti dibawah ini 2 halaman yang sudah terisi Paragraph Text;


4. Dan kita juga bisa menambah gambar diatas Paragraph Text, caranya bisa dilihat disini !! hasilnya seperti contoh dibawah ini;


5. Kalau kita menginginkan seperti format yang ada di MS.Word dan ada gambarnya (image), rubah dulu Page Size menjadi ukuran A5 (14.8 x 21 cm) seperti yang ada di CorelDRAW, selanjutnya Copy dan Paste apa adanya agar format dan gambar tampil seperti di MS.Word;



MENGISI NOMOR HALAMAN

1. Sekarang tinggal mengisi page number dengan klik Tools > Macros > Macro Manager;


2. Sehingga Muncul kotak Docker Macro Manager pada Visual Basic for Applications > pilih CorelMacros > Doubel klik pada PageNumbering, seperti pada gambar dibawah;


 3. Pada kotak dialog Page Numbering atur pada tab Font, seperti gambar dibawah ini dan klik Apply;



4. Sehingga nomor terisi sesuai dengan urutan halaman yang kita inginkan yaitu Booklet


MENCETAK

1. Tekan tombol Print pada Standard Bar atau tekan tombol Ctrl+P di keyboard lebih gampang, pada  Kotak perintah Print > tab General > Preferences.. (Penting! : atur Paper size jadi A4, Orientation rubah Landscape) > klik OK, selanjutnya klik Print Preview > pada kolom Image Position pilih Center of page (ini juga Penting!).

Untuk mencetak dengan printer biasa: cetak atau print Signature 1(Front) dengan cara Buka menu File > klik  Print this Sheet Now atau tekan Ctrl+T di keyboard, jadi hanya halaman itu saja yang kita print;


2. Setelah keluar hasil cetakan atau print yang pertama, balik kertasnya lalu cetak Signature 1(Back) dengan cara seperti diatas Buka menu File > klik  Print this Sheet Now atau tekan Ctrl+T di keyboard, jadi hanya halaman itu saja yang kita print;


3. Begitu seterusnya dalam proses mencetak dilanjutkan pada Signature 2(Front), Signature 2(Back) dst....
4. Untuk mencetak pada master film seperti pada Paper Plate, Plate CTP: langsung aja mencetak dengan gradak jaya, tapi tetap harus bertahap apabila halamannya dalam jumlah banyak

MEMBUAT COVER

1. Dan untuk cover atau sampul depan dibuat desain tersendiri pada lembar kerja baru, tentunya MasBro sekalian sudah pada jago.

Contoh cover untuk booklet


Contoh cover untuk book


2. Selesai, habis sudah secangkir kopi pahit, tinggal leteknya doang, rokok gudang garam dukun tinggal satu batang, nah.. sekarang tidak ada yang lebih asik dari pada ngleset....
Demikian semoga bermanfaat.....
Kalau Mas Bro sekalian bingung, begitu juga aku ya bingung.... hehehe ..... (just guyon...) jangan bingung dipelajari pelan-pelan langkah demi langkah, Insyaalloh akan paham, dan sampeyan akan bilang eee... ternyata mudah melayout buku dengan CorelDRAW, apalagi tutorial diatas sudah update dengan CorelDRAW X6 akan terasa lebih mudah.


ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free

Author : Zainoel Arifin Isa'i

Isi Blog ini dapat dicopas, dimodifikasi, diperbanyak, dicetak, disebarkan secara bebas dan boleh tidak menyebutkan sumber asal dari artikel yang ingin Anda tampilkan dari blog ini bila Anda merasa terganggu. Kecuali artikel dari sumber lain yang di share pada blog ini harus disertakan link sumber aslinya.


34 comments:

  1. sip... hade... nuhun nyaa...

    ReplyDelete
  2. Terima kasih anda telah memberikan kesempatan untuk berkomentar. Artikel anda sangat bagus. Semoga bermanfaat untuk semua

    ReplyDelete
  3. mantappp...
    keren bagi orang yg suka menulis... ^_^

    ReplyDelete
  4. Kalo yang ada gambarnya kok ga ikut ke copy? any help me...

    ReplyDelete
    Replies
    1. maksudnya dari Word ... di copy trus paste special...

      Delete
  5. agan mana gambarnya...kumaha siagan ini...

    ReplyDelete
    Replies
    1. gambar hilang dengan sendirinya.... tapi sudah tak update dg CorelDRAW X6... lebih gampang

      Delete
  6. mas mas saya baru coba(sudah menurut aturannya),tp kok pada pege 2 sama 3 dan 4 sama 5 (dan selanjutnya) kok numberingnya kembar2 ya.....???
    jd pada page 2 numberingnya 2 dan 3 trus pada page 3 numberingnya juga 2 dan 3 dan gegitu seterusnya
    pokokknya kembar di 2 page-page

    apa saya yg salah langkahnya ya.....??

    ReplyDelete
    Replies
    1. tidak ada yang salah... itu hanya tampilannya saja, page 2 dan 3 itu satu tampilan, begitu juga page 4 dan 5........booklet pada page numbering akan berubah ketika kita melakukan proses pencetakan, kalau kita membuat buku 8 halaman misalnya, pada signature 1 (front) yg dicetak page 8 gandeng page 1, pada signature 1 (back) yg dicetak page 2 gandeng page 7 .... buku kan bentuk fisik mas.... kalo e-book lain lagi... simak tutorial sampe tuntas....hehehe ... tetep semangat

      Delete
  7. pada step membuat paragraf pada teks itu step 2 nya ada tertulis spt ini
    2. Kemudian klik di dalam Guidelines halaman kedua dan berikutnya, begitu langkah selanjutnya;
    nah langkah selanjutnya kan harusnya nguidelines halaman ke 3. tp kok di klik page 3 itu gak mau yach...? jd link text nya ke mana yach alur nya....thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. coba simak pada langkah satu, dibawah paragraph text kan ada panah yang dilingkari merah itu, ya itu di klik dulu sebelum ngeklik pada halaman 2 dst...

      Delete
  8. gimana cara munculin grid nya? kok g ada line nya si?

    ReplyDelete
    Replies
    1. memang sengaja tidak aku tampilkan, tapi snap-nya berfungsi, tapi kalau sampeyan mau tampilkan beri tanda centang pada Show Grid, pada bahasan mengatur margin langkah nomor 1...

      Delete
  9. makasih infonya gan...
    ane baru pemula nie...maaf gak banyk tau..
    mau tanya gan...
    apa bedanya pada layout di kertas kerja corel klo pake facing page ma tidak..?

    ReplyDelete
  10. misal udh jadi 50 halaman, tetapi kmd ada revisi dan harus menambah bbrp halaman lg.
    Settingnya dimana? kembali ke cara nmr 7 ato ckp tambah sheet aj?

    ReplyDelete
  11. sangat bermanfaat mbah, kalo mau terbitin buku langkah-langkahnya gimana mbah?

    ReplyDelete
  12. nuwun sewu, matur tengkyu buat tutorialnya mbah, sedikit nambahi nih, kita bisa pake preset untuk margin buat yang kesulitan geser-menggeser guidelines. Pada option ada tanda (+) disebelah Guidelines, klik tanda (+) untuk memunculkan opsi lain dibawah menu Guidelines, pilih Preset, klik pada pilihan User Defined Preset, lalu centang opsi Margin, tinggal kita isi Top, Left, Right, Bottom sesuai keinginan. kemudian klik OK, ngapunten klo salah nggih mbah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. matur nuwun ingkang kathah lo kang Santoz...

      Delete
  13. sangat bermanfaat juragan, terima kasih. . .
    tugas lancar. hahaha

    ReplyDelete
  14. klo sy misalnya mau bikin majalah, tapi ukuranya bikin sendiri contoh W 38 x H 27
    apakah nanti dipreferens nya harus juga A4 atau gimana.. ?? soalnya disitu ga ditulis ukuran custom... mkasih

    ReplyDelete
  15. Sangat bermanfaat kang, kalo page 1-5 angka romawi dan page 6....dst angka latin gimana cara buatnya, suwun kang

    ReplyDelete
  16. Kalau memberikan Bullet dan Numbering pada paragragh text caranya gimana Gan? Masih bingung, terutama pada saat memberikan numbering-nya

    ReplyDelete
  17. itu sistem urut gitu desainya pas untuk cetak sekalian mas?biasanya untuk dicetak emang kayak gitu? kan biasanya kertas cetak itu bersambung antara dengan yang lain ?? (melihat buku-buku yg beredar...

    ReplyDelete
  18. Terimakasih sangat membantu. Tapi saya menemukan kesulitan. Waktu pengen publish ke pdf , hasilnya malah berdiri sendiri -sendiri halamannya. pengennya nata sendiri kayak waktu mau di print. bisa gak ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. tidak bisa kang, kalau mau membuat file PDF sejak awal halamannya kita buat seperti biasa, langkah diatas memang untuk membuat buku jenis booklet

      Delete
  19. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  20. terimakasih mas tutorialnya sangat membantu, tapi saya ada kesulitan pada waktu input conten baik gambar ataupun tulisan pada page 2, pada page 3 isi contennya sama dengan isi conten page 2, apabila saya hapus pada page 3 isi pada page 2 pun juga ikut terhapus, solusinya gimana ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. sampeyan jangan terpengaruh dengan tampilan yang ada di layar CorelDRAW, karena yang menentukan adalah hasil cetak...

      Delete
  21. ternyata bisa yaa..... *__*
    emang canggih dah corel nie......

    ReplyDelete
  22. wow keren gan. jarang jarang nih nemu postingan sekeren ini.

    ReplyDelete

Berkomentarlah yang bijak, iklan/spam langsung dihapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...